Setelah saya belajar dan mengalami sendiri proses berbisnis, saya jadi mengerti bahwa sebetulnya tujuan berbisnis bukan untuk mencari produk winning, tapi memiliki ketahanan utk mencoba lagi & mengerti apa yang harus dilakukan saat belum menemukan produk winning.
Kalo tujuan awalnya mencari produk winning, mungkin pada percobaan pertama atau kedua dan belum menemukan produk winning itu, biasanya orang sudah bakal menyerah dan tidak mau mencoba lagi.
Padahal faktanya. Dari ratusan produk atau model yang pernah saya testing, produk yang bener² winning mungkin tidak lebih dari 10. Dan saya sudah bandingkan dengan histori penjualan brand² besar di marketplace. Bisa dipastikan 80% sumber revenue mereka berasal hanya dari segelintir produk saja. Biasanya sedikit produk itulah yang disebut hero produk. Hero produk ini bisa dibilang sbg nyawa utama penjualan mereka.
Bagi orang yang sudah terbiasa melakukan testing dan berpengalaman dalam bisnis, melihat hal ini sebagai pola yang biasa saja. Mereka mengerti testing yang gagal adalah hal yang biasa. Bedanya, mereka mengerti apa yg harus dilakukan saat gagal. Konon, di alam liar hewan² pemburu juga mengalami hal yang sama. Saat berburu, mereka baru bener² mendapatkan mangsa biasanya pada percobaan ke 9 atau 10. Atau tingkat keberhasilan mereka 1 banding 10. Tetapi, pemburu yang cerdas akan lebih mengerti apa yg harus diimprove saat belum berhasil mendapat hewan buruan.
Sayangnya, skill ini yg kadang tidak mudah utk dikuasai oleh banyak orang yg baru mulai berbisnis. Karena pengalaman terbatas, modal terbatas dan data yg dimiliki juga terbatas. Untungnya, skill ini bisa dilatih. Latihannya adalah dengan mengambil keputusan secara rasional bukan emosional. Karena inti dr kegiatann bisnis adalah the art of making decisions.
Winning produk lahir dr keputusan yg tepat. Keputusan yg tepat berasal dr data yg cukup. Data yg cukup berasal dr pengalaman yg banyak. Jadi kegagalan hanyalah konsekuensi dr ketidaklengkapan data.
Jadi, dengan mengubah mindset bahwa tujuan berbisnis bukan menemukan produk winning, tapi mengerti apa yang harus dilakukan saat gagal, pada akhirnya kita bisa melatih resilience alias ketahanan saat mengalami kegagalan. Karena dengan 1 winning produk, puluhan percobaan yg terlewati akan sepenuhnya terbayarkan.
Dengan mengubah mindset itu. Kita akan sadar bahwa kegagalan adalah bagian tak terpisahkan dr proses yg harus dilewati. Sedangkan winning produk adalah bonus yg kita dapatkan dr proses itu. Dengan begitu kita akan menikmati perjalanan nya. Senang untuk terus mencoba.
Pola yang hampir sama sebetulnya saya alami juga saat berinvestasi di equity market. Nanti saya akan share lebih detil nya.