Di Persimpangan Bisnis dan Investasi

Saya sebenarnya tidak pernah (dan memang tidak berniat) menjadi penggemar berat brand apapun. Namun, setiap kali jalan-jalan dan menemukan brand yang menarik, terutama di dunia fashion, saya dan istri selalu penasaran buat nyari tahu dan nyobain produknya.

Tidak jarang kami dibuat amazed, bukan hanya pada kualitas produknya, tetapi juga pada proses bisnis di baliknya. Saya bisa membayangkan betapa tidak mudahnya menghasilkan barang dengan standar setinggi itu. Kekaguman tersebut semakin terasa karena kami sendiri belum mampu membuat sesuatu dengan kualitas serupa.

Setiap pelaku bisnis yang benar-benar mengerti kerja keras di lapangan pasti tahu betul, membesarkan sebuah brand hingga mencapai level yang establish bukanlah perkara mudah. Menariknya, ketika terjun ke equity market, kita sering dibuat heran sekaligus kecewa. Ada begitu banyak perusahaan bagus (di sektor apapun) yang justru dihargai rendah di pasar saham – bahkan hanya dinilai di bawah 5 kali laba tahunan, atau sekadar setengah dari nilai bukunya – padahal bisnisnya masih tumbuh dan punya determinasi pasar yang sangat kuat.

Mungkin hal itulah yang membuat saya, secara jujur, akhirnya lebih tergoda untuk fokus berinvestasi di equity market dibanding menuruti keinginan untuk membesarkan bisnis. Selain karena potensi keuntungan dari valuasi yang tidak masuk akal, ada alasan lain yang membuat saya pribadi merasa lebih nyaman di dunia ini: karena DNA saya sepertinya lebih bersahabat berelasi dengan data ketimbang harus berhubungan dengan orang atau mengelola tim bisnis.

Namun, dalam hal ini istri saya merasakan pengalaman yang berbeda. Baginya, kebahagiaan justru datang dari menjalani proses membangun bisnis, dan itulah yang ingin ia tekuni sepanjang hidupnya. Memang pada akhirnya, tidak begitu penting memilih jalur bisnis atau investasi, yang terpenting adalah terus belajar, menghargai proses, dan tidak berhenti mencari peluang untuk bertumbuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *